• INFOPERKARAANDA
  • JADWALSIDANG
  • PUTUSANPENGADILAN
  • PRODEO
  • INFOKEUANGANPERKARAANDA
  • LAYANANPENGADUAN
  • MAINPAGENEW 12
  • MAINPAGENEW 14

Dirjen Badilag MA RI sidak di PA Purwodadi

Hari Kejepit :

Diluar perkiraan saya, ini kantor bisa bersih dan rapi, padahal letaknya tidak di lalui jalan utama, biasanya kantor PA yang letaknya agak masuk, tidak di pinggir jalan utama, kantor-kantornya kotor, kebersihannya kurang diperhatikan” demikian kata-kata yang diucapkan Bp Dirjen sambil berjalan ditemani Pak Wakil dan Ibu Pansek Pa Purwodadi mengelilingi halaman dan kontor PA Purwodadi.

sidak2

Jum’at tanggal 15 Mei 2015, PA Purwodadi mengadakan acara Pengantar Tugas pegawai yang mutasi yaitu Bp Riyanto, S.H ( Wapan PA Purwodadi) pindah tugas ke PA Wonogiri menjabat PANSEK dan Bp. Karmo, S.H (PP PA Purwodadi) pindah tugas ke PA Kendal. Acara diikuti seluruh Pegawai PA Purwodadi beserta Ibu-ibu Dharmayukti Karini PA Purwodadi. Begitu memasuki acara terakhir yaitu acara salam-salaman berpisahan, tiba-tiba dikagetkan laporan bahwa Bp. Dirjen Badilag MA RI (Drs. H. Abd. Manaf, MH) sudah hadir di PA Purwodadi. Seketika itu Bp. Wakil PA Purwodadi serta Ibu Pansek mohon pamit kepada para peserta acara untuk menyambut tamu Bp. Dirjen Badilag MA RI,

Begitu acara pengantar tugas pegawai selesai, para pegawai PA Purwodadi langsung menyambut dan bersalaman dengan Bapak Dirjen yang masih berada di ruang informasi PA Purwodadi. Kehadiran Bp Dirjen Badilag di PA Purwodadi dalam rangka pengawasan disiplin dan kinerja Pegawai Pengadilan Agama khususnya pada hari-hari “harpitnas” hari terjepit nasional

Pelantikan Wapan dan PP

Hj. BAHIROH RESMI JADI WAPAN PA PURWODADI

*) SEKALIGUS PELANTIKAN 2 PANITERA PENGGANTI

pelantikan

PURWODADI – Terhitung sejak bulan April 2015, Dra. Hj. Bahiroh resmi menjabat sebagai Wakil Panitera Pengadilan Agama Purwodadi. Menggantikan pejabat sebelumnya yakni H. Riyanto, SH., yang selanjutnya diangkat sebagai Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Purwodadi.

TINGKATKAN PELAYANAN, JDIH RESMI DILUNCURKAN

 Website JDIH Purwodadi Sudah dapat di Akses

PURWODADI – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memperoleh informasi produk-produk hukum. Pengadilan Agama Purwodadi resmi meluncurkan portal Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Launching dilakukan bersamaan pada Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wakil Panitera dan Panitera Pengganti, Selasa (31/03/2015).

“Pada hari ini, Selasa tanggal 31 Maret 2015, dengan ini kami resmi melaunching web Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum atau JDIH PA Purwodadi. Adapun visi dari web ini adalah Informasi hukum untuk semua,” ujar Wakil Ketua PA Purwodadi, Drs. H. Abdul Ghofur, SH., MH., di hadapan tamu undangan, jajaran hakim, pejabat dan karyawan PA Purwodadi.

PA PURWODADI GELAR RAKER

*) Rancang Kerja di Tahun 2015

PURWODADI – Dalam rangka menghadapi masa kerja tahun 2015, jajaran Pengadilan Agama Purwodadi melaksanakan Rapat Kerja atau Raker, pada hari Kamis (29/1/2015). Raker diselenggarakan dalam rangka menyusun program kerja dalam kurun waktu satu tahun ke depan, sebagai bagian dari penjabaran dari visi dan misi PA Purwodadi.

          

Raker dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PA Purwodadi Bapak H. Drs. ABDUL GHOFUR, SH., MH. didampingi Panitera/Sekretaris Hj. SRI YUWATI RB, S.Ag. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama PA Purwodadi diikuti oleh seluruh jajaran Hakim, pejabat kepaniteraan, pejabat kesekretariatan dan para staf.

PA PURWODADI RAIH TINGKAT PENYELESAIAN PERKARA TERTINGGI

purwodadi|pa-purwodadi.go.id

Dirjen Badilag pada bulan Maret 2014 lalu, pernah memimpin rapat yang membahas mengenai program prioritas Ditjen Badilag tahun 2014 yang disusun oleh tim kecil. Dalam dokumen itu, secara garis besar program prioritas terdiri dari lima program, yaitu manajemen perkara, manajemen SDM, organisasi dan anggaran, pengawasan internal, dan akses terhadap keadilan.

Pak Dirjen memberi contoh program prioritas manajemen perkara, yaitu mengenai penyelesaian perkara. Saat ini, sisa perkara PA/MS seluruh Indonesia masih sekitar 20 persen, padahal idealnya sisa perkara berkisar antara 10 hingga 15 persen. “Nah, ini penting untuk dicarikan solusinya,” ujar Dirjen Badilag. Indikator angka 10 sampai 15 % sisa perkara ini, menunjukkan tingkat keberhasilan pimpinan pengadilan dalam melaksanakan manajemen perkara