• INFOPERKARAANDA
  • JADWALSIDANG
  • PUTUSANPENGADILAN
  • PRODEO
  • INFOKEUANGANPERKARAANDA
  • LAYANANPENGADUAN
  • MAINPAGENEW 12
  • MAINPAGENEW 14

Gallery Kegiatan Pengadilan Agama Kelas 1 A Purwodadi

Memperingati Hari Jadi Mahkamah Agung Ke-72

        Sabtu tanggal 19 Agustus 2017 Hari Jadi Mahkamah Agung RI ke-72 yang mengiringi hari Kemerdekaan Bangsa Indonesi, yang diikuti Pegawai Pengadilan Umum dan Pengdilan Agama Purwodadi, baik dari unsur pimpinan, para Hakim, Panitera, Panitera Pengganti, Jurusita Pengganti dan seluruh pejabat struktural dan fungsional serta seluruh staff kesekretariatan dan kepaniteraan. Tepat pada pukul 07.00 acara dimulai yang dipimpin langsung oleh wakil Ketua Pengadilan Umum Purwodadi. Hari Jadi Mahkamah Agung RI kali ini agak berbeda dari biasanya, materi yang disampaikan biasanya terkait dengan hal hal yang ada hubungannya dengan Kesehatan Badan dan Jiwa atau tentang hal-hal yang ada hubungannya dengan terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung, namun Peringatan Hari jadi MA. kali ini diisi semacam olah raga dan kebaktian sosial, dengan Semangat Kebersamaan Karyawan/Pegawai dalam Menjaga Kemandirian, memberikan Pelayanan Hukum yang berkeadilan kepada Pencari Keadilan dalam rangka Meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kredebilitas serta tranparansi di Pengadilan Agama Purwodadi dengan materi “ dengan membersihkan Badan dan Jiwa menuju Kesehatan untuk mewujudkan Badan Peradilan Indonesia yang Agung” Hal ini dimaksudkan agar Pegawai Pengadilan Agama Purwodadi mempunyai kemampuan menjaga kesehatan badan dan jiwa guna mendukung dalam menjaga kemandirian, pelayanan hukum dan meningkatkan kualitas kepemimpinan dan traparansi di Pengadilan Agama Purwodadi yang selama ini.

       Sehat jasamaniyah dan rohaniyah, secara spesifik emosiaonal-sabar tapi tidak pasif, berani menghadapi perubahan yang membawa kebaikan, psikologis mampu mengelola stres menjadi stimulus dalam menghadapi masalah diselingi dengan kegiatan hobi baik olah raga maupun lainnya dan sosiologis ditandai dengan jalinan komuniatif dengan keluarga, orang terdekat dan masyarakat pada umumnya jalinan shilaturrahmi, terbangunnya interaksi positif yang terbangun dari sifat rendah hati, arif dan bijak dalam bergaul, berkuasa tapi tidak anti sosial cara memeneg stres yang mucul aktifitas ; mampu memnjadi role model (uswatun hasanah) dengan mengkodisikan aparatur peradilan berintegrasi dan dapat dipercaya oleh publik dan terhindar dari perbuatan tercela tampil dengan jiwa yang bersih dengan berkeyakinan bahwa semua akan dipertanggung jawabkan kepada yang Maha Kusa di Mahakamah Yaumil Akhirah. (Az)