Zona Integritas

Kami berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani dan bebas korupsi.
Zona Integritas

Sistem Informasi Pengawasan

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
Sistem Informasi Pengawasan

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

e-Court Mahkamah Agung RI

layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik.
e-Court Mahkamah Agung RI

Tutorial Penyelesaian Gugatan Ekonomi Syariah

Video yang berisi tentang cara penyelesaian perkara ekonomi syariah dengan acara yang sederhana
Tutorial Penyelesaian Gugatan Ekonomi Syariah
  • Sistem Informas Penelusuran Perkara

    Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara.

  • Jadwal Sidang

    Pengadilan Agama memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara.

  • Biaya Perkara

    Estimasi panjar biaya yang dibayar oleh pihak yang berperkara dalam proses penyelesaian suatu perkara.

  • Delegasi

    Informasi Panggilan Delegasi, Bantuan Panggilan / Pemberitahuan Antar Pengadilan

  • Siwas

    SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

  • E Court

    Layanan Pendaftaran Perkara, Taksiran Panjar Biaya Perkara, Pembayaran dan Pemanggilan yang dilakukan Secara Online.

Selamat Datang di Website Pengadilan Agama Purwodadi | Media Informasi dan Transparansi Peradilan # Kegembiraan telah datang dengan hari kelahiran sang penunjuk jalan yang lurus | Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 12 Rabiul Awal 1440 H.

AnalysisTelusuri serta awasi jalannya proses penyelesaian perkara anda 

Sosilalisasi E-Court Sebagai Implementasi Pelaksanaan Cetak Biru Mahkamah Agung 2010-2035 di Pengadilan Agama Purwodadi

Oleh:

Dewi Atiqah, S.Sy

 

PENDAHULUAN

Perkembangan zaman yang sangat dinamis serta adanya pengaruh globalisasi yang besar menjadikan institusi Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya terus-menerus berupaya untuk mengembangkan ide, gagasan, inovasi yang konstruktif dalam melakukan reformasi/ pembaruan di segala aspek.  Reformasi merupakan upaya revitalisasi fungsi Mahkamah Agung sebagai pengadilan tertinggi dalam rangka menjaga kesatuan hukum serta peningkatan mutu pelayanan terhadap masyarakat dalam mengakses keadilan ( access to justice ) yang tertuang dalam Cetak Biru Pembaharuan Peradilan  2010-2035 Mahkamah Agung Republik Indonesia. Guna  mewujudkan hal tersebut diperlukan pembaruan dalam berbagai aspek seperti fungsi teknis manajemen perkara, fungsi pendukung, akuntabilitas yang selaras dengan azas peradilan sederhana, cepat, biaya ringan agar dapat mengatasi kendala dan hambatan dalam proses penyelenggaraan pengadilan.[1]

Sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman, mengharuskan adanya pelayanan administrasi perkara di pengadilan secara efektif dan efisien. Selaras dengan hal tersebut, maka perlu diadakan pelayanan administrasi secara elektronik.[2] Administrasi pengadilan secara elektronik terwujud dalam sistem e-court dimana segala proses beracara mulai dari pendaftaran, register perkara, pembayaran hingga pemanggilan para pihak dilakukan secara elektronik.

Aplikasi e-court merupakan pelaksanaan dari Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Secara Elektronik di Pengadilan. Aplikasi ini, sebagaimana disampaikan Ketua Mahkamah Agung, terdiri dari tiga fitur utama, yakni pendaftaran perkara (e-filing), pembayaran panjar uang perkara (e-payment) dan penyampaian pemberitahuan dan pemanggilan persidangan secara elektronik (e-summons). Berdasarkan Perma nomor 3 tahun 2018, maka ditunjuklah beberapa pengadilan sebagai pilot project pelaksanaan e-court. Akan tetapi pada kenyataannya hampir semua lembaga peradilan di bawah Mahkamah Agung sudah mulai mempersiapkan diri untuk pelaksanaan proses beracara melalui sistem elektronik tersebut. Salah satu di antaranya adalah Pengadilan Agama Purwodadi yang sudah mulai bersiap dalam pelaksanaan e-court.

PERMASALAHAN

Dengan adanya Perma nomor 3 tahun 2018 Pengadilan Agama Purwodadi saat ini sedang bersiap dalam pelaksanaan peradilan berbasis elektronik ( e-court ). Seperti yang diketahui bahwa dalam penerapan e-court diperlukan beberapa tahapan atau proses teknis yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Purwodadi hingga dinyatakan lolos assessment oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan dan e-court dinyatakan aktif dan bisa digunakan. Pada saat paper ini dibuat, proses pengajuan e-court di Pengadilan Agama Purwodadi adalah sudah mencapai tahap pengajuan pada Dirjen Badan Peradilan Agama dan tengah menunggu tahap assessment.

Pencapaian tahapan yang tinggal menunggu assessment dari Dirjen Badan Peradilan Agama hingga aplikasi e-court benar-benar aktif tersebut memunculkan rasa optimisme bagi Pengadilan Agama Purwodadi dalam menyiapkan tahapan selanjutnya, yakni tahap persiapan sosialisasi bagi seluruh stakeholder terkait (Aparatur Pengadilan, Pengacara/advokat, dan Masyarakat pencari keadilan). Tahapan lanjutan (sosialisasi) ini merupakan ujung tombak terlaksananya penerapan aplikasi e-court di Pengadilan Agama Purwodadi secara komprehensif.

Pertanyaan dan permasalahan selanjutnya yang harus dicarikan solusi adalah bagaimana cara dan bentuk sosialisasi yang tepat agar seluruh tahapan dalam e-court mampu diterima secara menyeluruh oleh seluruh stakeholders yang ada di pengadilan Agama Purwodadi. Solusi terhadap cara dan bentuk sosialisasi ini memerlukan sebuah kajian yang nantinya akan coba penulis bahas secara rinci dalam paper ini.

  • PEMBAHASAN

E-court merupakan aplikasi yang digunakan untuk memproses gugatan/ permohonan, pembayaran biaya perkara secara elektronik, melakukan panggilan sidang dan pemberitahuan secara elektronik serta layanan aplikasi perkara lainnya yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung RI.[3] Dalam aplikasi e-court ini di dalamnya diimplementasikan beberapa fitur terkait antara lain :

  1. Pendaftaran Akun atas nama Advokat atau Individu ;

Fitur ini memberikan kesempatan kepada setiap orang atau Advokat yang bermaksud mengajukan gugatan/ permohonan  untuk membuat dan mendaftarkan akun dengan e-mail aktif serta melengkapi username dan password. Ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi pada saat pembuatan akun antara lain nama lengkap, domisili elektronik ( e-mail ), KTP, Kartu Advokat dan Berita Acara Sumpah Advokat. Khusus bagi Advokat pendaftaran akun dapat dilakukan setelah mendapat validadi keabsahan dari Pengadilan Tinggi yang menyumpah.

  1. Pendaftaran Perkara secara Elektronik ;

Setelah melakukan pendaftaran pengguna akun  pada aplikasi e-court, maka pengguna dapat memulai mengunduh dokummen pendaftaran perkara gugatan/ permohonan dengan tahapan memilih pengadilan yang berwenang, mendaftarkan surat kuasa khusus, membayar PNBP pendaftaran surat kuasa, menginput data para pihak, menginput dokumen gugatan/permohonan serta surat persetujuan prinsipal untuk beracara secara elektronik, serta memperoleh taksiran biaya panjar perkara melalui fitur E-SKUM.

  1. E-SKUM ;

E-SKUM merupakan Surat Kuasa Untuk Membayar yang berisi taksiran biaya panjar yang dihasilkan secara elektronik melalui e-court. Besarnya jumlah taksiran biaya panjar dalam fitur ini berdasar atas alamat domisili para pihak berperkara yang sebelumnya telah terdaftar. Setelah memperoleh taksiran biaya panjar perkara, Penggugat/ Pemohon selanjutnya dapat melakukan pembayaran kepada bank rekanan yang telah ditentukan pengadilan dengan kode virtual account yang diterima dari fitur e-SKUM ini.

  1. E- Summons ( elektronik panggilan ) ;

E-summons merupakan dokumen panggilan yang dihasilkan secara otomatis dalam aplikasi e-court dan dikirimkan secara elektronik kepada para pihak yang mana relaas panggilang dikirimkan melalui alamat e-mail yang terdaftar. Akan tetapi, untuk panggilan sidang pertama kepada Tergugat/ Termohon tetap  disampaikan oleh jurusita secara langsung.

  1. Tahapan Jawaban, Replik, Duplik, dan Kesimpulan secara Elektronik ;

Dalam tahapan ini diberikan kesempatan kepada para pihak atau kuasanya cukup dengan mengunggah dokumen jawaban, replik, duplik, dan kesimpulannya masing-masing pada aplikasi e-court tanpa perlu hadir di persidangan. Perlu diingat bahwa tahapan beracara secara elektronik ini terjadi apabila para pihak atau kuasanya menyetujui untuk beracara secara elektronik. Persetujuan ini dimintakan oleh Majelis Hakim saat siding pertama dan dibuktikan dengan penandatanganan surat persetujuan prinsipal untuk beracara secara elektronik dilanjutkan dengan pengisian forrmulir persetujuan yang mencantumkan domisili elektronik atau e-mail. Akan tetapi jika Tergugat/ Termohon atau kuasanya tidak menyetujui untuk beracara secara elektronik, maka persidangan akan dilanjutkan dengan hukum acara seperti biasa tanpa melalui proses elektronik.

  1. E-PBT ;

E-PBT merupakan dokumen pemberitahuan putusan/penetapan yang disecara otomatis dihasilkan ileh aplikasi e-court dan dikirimkan oleh pengadilan kepada para prinsipal secara elektronik. Fitur ini membantu jurusita/ jurusita pengganti dalam menyampaikan surat pemberitahuan putusan/penetapan kepada para prinsipal setelah Majelis Hakim selesai membacakan putusan/ penetapan perkara.

Setelah mengenal  berbagai fitur yang terdapat dalam aplikasi e-court, maka langkah selanjutnya yang perlu dikaji adalah bagaimana cara agar  masyarakat pencari keadilan dapat menerima dan menjalankan e-court sebagai salah satu reformasi sistem peradilan berbasis elektronik sebagai implementasi pelaksanaan cetak biru Mahkamah Agung yang selaras dengan asas peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan. Perlu persiapan dan kematangan dari segi teknis maupun segi non teknis lainnya yang akan menopang keberhasilan e-court ini. Dalam segi teknis merujuk kepada kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia aparatur Pengadilan Agama Purwodadi dalam menjalankan e-court, sedangkan segi non teknis mencakup sosialisasi  program e-court sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas. Beberapa program sosialisasi yang dapat dilaksanakan oleh Pengadilan Agama Purwodadi antara lain :

  1. Sosialisasi Face to Face

Langkah sosialisasi ini dimaksudkan kepada seluruh elemen masyarakat agar mengenal budaya melek teknologi dan dapat menerapkannya ketika mengajukan gugatan/ permohonan di Pengadilan Agama Purwodadi menggunakan aplikasi e-court.

  1. E-mail Terpadu

Adanya pembuatan alamat domisili ( e-mail ) terpadu yang dipusatkan di kantor desa sehingga memudahkan masyarakat pencari keadilan yang belum melek teknologi dan belum mendapat akses internet secara maksimal agar tetap dapat mendaftar perkara melalui e-court. Nantinya diharapkan aparatur pengadilan dan aparatur desa dapat saling bekerjasama mengenai teknis pemanggilan dan pemberitahuan putusan elektronik yang terpusat melalui e-mail terpadu ini pada warga masyarakat di setiap wilayah yurisdiksinya.

  1. Pembinaan Advokat

Advokat memegang peran penting dalam perubahan sistem administrasi perkara di pengadilan secara elektronik ( e-court ). Untuk itu, jika advokat tidak melek teknologi dan informasi bisa dipastikan tidak akan ada klien yang menggunakan jasanya di pengadilan. Hal ini dikarenakan aplikasi e-court ini menjadi wajib bagi advokat yang akan mendaftarkan perkara di pengadilan. Dengan adanya aplikasi e-court, advokat dalam menangani perkara perdata tidak perlu lagi datang ke pengadilan untuk mendaftar, tetapi cukup melalui e-filling. Sehingga mempersempit adanya interakssi langsumg antara advokt dan pegawai pengadilan.

  1. Brosur Tatacara Pendaftaran Perkara melalui E-Court

Pembuatan dan pembagian brosur e-court diharapkan mempermudah para pencari keadilan dalam memahami teknis tatacara pendaftaran perkara melalui e-court. brosur ini juga dirasa lebih efektif karena dengan bentuknya yang praktis dapat dibawa kemanapun dan dipelajari dimanapun berada.

  1. Banner atau Baliho

Pembuatan banner atau baliho yang dipasang di tempat-tempat strategis pengadilan dimana setiap pengunjung pengadilan dapat membaca mengenai penerapan aplikasi e-court di Pengadilan Agama Purwodadi.

Dari beberapa progam sosilasi e-court yang telah diuraikan diatas diharapkan pelaksanaan e-court dapat meningkatkan mutu pelayanan publik bagi Pengadilan Agama Purwodadi.

PENUTUP

Kesimpulan

Dengan adanya aplikasi e-court sudah sepantasnya sebagai warga pengadilan berbangga karena Peradilan Indonesia telah memasuki era baru penanganan perkara di pengadilan dengan berbasis informasi dan teknologi. Tentunya dalam implementasi e-court ini diperlukan kesiapan yang matang dari segi teknis dan non teknis aparatur Pengadilan Agama Purwodadi. Termasuk langkah matang yang dilakukan adalah cara Pengadilan agama Purwodadi mensosialisakan program aplikasi e-court kepada para stakeholder terkait, agar e-court ini tidak menjadi aplikasi “pajangan” semata. Adanya langkah sosialisasi face to face, email terpadu, pembinaan Advokat, brosur tatacara pendaftaran melalui e-court, pemasangan banner atau baliho  yang dilakukan Pengadilan Agama Purwodadi diharapkan memperoleh tanggapan positif dari para pihak pencari keadilan sehingga azas peradilan sederhana, cepat, biaya ringan dapat terwujud.

Saran

  1. Sebelum dilakukan sosialisasi aplikasi e-court kepada para pencari keadilan, alangkah baiknya dipersiapkan secara matang infrastruktur pengadilan meliputi sumber daya manusia, anggaran, standarisasi perangkat informasi dan teknologi.
  2. Adanya follow up secara perkala terhadap sosialisasi aplikasi e-court.

 

[1] Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035 Mahkamah Agung Republik Indonesia 2010.

[2] Perma nomor 3 tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di pengadilan Secara elektronik.

[3] SK KMA nomor 122/KMA/VII/2018

Aplikasi - Aplikasi Pendukung Aplikasi Pendukung di Lingkungan Peradilan Agama

    

    


Hubungi Kami

Home Pengadilan Agama Purwodadi

location icon 1 Jalan MH. Thamrin No. 9 Purwodadi 58111

location icon Grobogan - Jawa Tengah

phone icon Telp: 0292-421073, 423218

Fax icon Fax: 0292-423203

Communication email blue icon Email : pa_purwodadi@yahoo.co.id

Peta Lokasi