Zona Integritas

Kami berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani dan bebas korupsi.
Zona Integritas

Sistem Informasi Pengawasan

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
Sistem Informasi Pengawasan

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

e-Court Mahkamah Agung RI

layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik.
e-Court Mahkamah Agung RI

Tutorial Penyelesaian Gugatan Ekonomi Syariah

Video yang berisi tentang cara penyelesaian perkara ekonomi syariah dengan acara yang sederhana
Tutorial Penyelesaian Gugatan Ekonomi Syariah
  • Sistem Informas Penelusuran Perkara

    Melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), anda akan mengetahui tahapan, status dan riwayat perkara.

  • Jadwal Sidang

    Pengadilan Agama memberikan kemudahan akses informasi jadwal sidang untuk para pihak yang sedang berperkara.

  • Biaya Perkara

    Estimasi panjar biaya yang dibayar oleh pihak yang berperkara dalam proses penyelesaian suatu perkara.

  • Delegasi

    Informasi Panggilan Delegasi, Bantuan Panggilan / Pemberitahuan Antar Pengadilan

  • Siwas

    SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

  • E Court

    Layanan Pendaftaran Perkara, Taksiran Panjar Biaya Perkara, Pembayaran dan Pemanggilan yang dilakukan Secara Online.

Selamat Datang di Website Pengadilan Agama Purwodadi | Media Informasi dan Transparansi Peradilan # Kegembiraan telah datang dengan hari kelahiran sang penunjuk jalan yang lurus | Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 12 Rabiul Awal 1440 H.

AnalysisTelusuri serta awasi jalannya proses penyelesaian perkara anda 

Pengaruh Tugas Tambahan Terhadap Kinerja Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Purwodadi

 

Oleh: Rizkia Fina Mirzana, SHI

A. PENDAHULUAN

    Demi mewujudkan Visi Pengadilan Agama Purwodadi yaitu “Terwujudnya Pengadilan Agama Purwodadi yang Agung” maka diperlukan Misi untuk untuk mewujudnya, antara lain:

  1. Meningkatkan Kualistas sumber daya manusia yang professional
  2. Memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, transparan, cepat dan akurat
  3. Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang untuk menjadi yang terbaik.

    Seluruh pagawai di Pengadilan Agama Purwodadi harus turut berkontribusi dalam pelaksanaannya, salah satunya Panitera Pengganti. Panitera Pengganti merupakan pejabat dibawah Panitera yang bertugas mebantu Hakim dengan menghadiri dan memcatat jalannya sidang Pengadilan[1]. Dalam persidangan, Panitera Pengganti wajib membantu Majelis Hakim, baik dalam mendampingi sidang, melaksanakan pemenggilan dan pemberitahuan maupun memberi bantuan sarana dan prasarana persidangan, serta membuat berita acara persidangan dengan teliti dan seksama sesuai dengan pelaksanaan pemeriksaan dalam persidangan. Sedangkan dalam sikap Panitera Pengganti terhadap para pencari keadilan, Panitera wajib bersikap independen/tidak memihak, baik didalam kedinasa maupun diluar kedinasan dan tetap memberikan pelayanan yang prima serta kedinasan dan tetap memberikan pelayanan yang prima serta menjaga dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat pencari keadilan.

    Namun bagaimana jika upaya utuk memberikan pelayanan cepat dan akurat mengalami kendala karena Panitera Pengganti mendapatkan tugas lain oleh pimpinan atau Panitera Pengganti memiliki jabatan ganda. Paper ini akan membahas mengenai pengaruh tugas tambahan terhadap kinerja Panitera Pengganti.

B. PERMASALAHAN

Permasalahan yang diangkat dalam paper ini adalah:

  1. Apa saja tugas dan tanggung jawab Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Purwodadi?
  2. Bagaimana pengaruh tugas tambahan terhadap kinerja Panitera Pengganti?
  3. Apa strategi untuh mengantisipasi pengaruh dari tugas tambahan kinerja Panitera Pengganti?

C. PEMBAHASAN

  1. Tugas dan Tanggung Jawab Panitera Pengganti

Tugas dan Tanggung jawab Panitera Pengganti Pengadilan Agama Purwodadi adalah[3]:

  1. Menyiapkan berkas perkara yang akan disidangkan
  2. Membantu Majelis Hakim dalam persidangan dengan menghadiri sidang dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan proses pemeriksaan perkara
  3. Membantu Ketua/Majelis Hakim dalam hal:
  • Membagikan berkas perkara kepada Hakim Anggota
  • Membuat / mengetik Penunjukan Majelis Hakim (PMH)
  • Membuat / mengetik Penetapaj Hari Sidang (PHS)
  • Membuat / mengetik Penetapan Perintah Penyitaan
  • Melaksanaan minutasi berkas perkara yang sudah diputus paling lambat 1 bulan setelah perkara diputus paling lambat 1 bulan setelah perkara diputus dan menyerahkannya kepada petugas meja III
  • Membuat/mengetik dan menandatangi Berita Acara Persidangan selambat-lambatnya 1 hari sebelum sidang berikutnya
  • Meminta tanda tangan Majelis Hakim dalam putusan

4. Memberitahukan kepada petugas meja II tentang jalannya persidangan meliputi:

  • Penundaan sidang dan alasnnya
  • Adanya perubahan permohonan/gugatan
  • Adanya rekonpensi
  • Perkara yang sudah diputus berikut amar putusannya baik yang dicabut, dibatalkan, dan lain-lain sesuai perjalanan perkara

5. Menyampaik perintah Majelis Hakim berkaitan dengan proses persidangan kepada:

  • Panitera tentang penegoran biaya perkara yang telah habis atau kurang
  • Jurusita/Jurusita Pengganti tentang instrument pemanggilan para pihak dan Pemberitahuan isi amar putusan

6. Melaksanakan tugas-tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua/Ketua Majelis/Hakim dan atau Panitera

Selain Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Purwodadi memiliki tugas dan tanggung jawab seperti pada uraian diatas, Panitera Pengganti harus tunduk pada Kode Etik Panitera dan Jurusita yang pelaksanaannya diawasi oleh Dewan Kehormatan Panitera dan Jurusita, yang anggotanya terdiri dari:

  1. Tiga orang Pengurus IPASPI Pusat
  2. Satu orang perwakilan dari Kepaniteraan Mahkamah Agung RI
  3. Satu orang dari perwakilan Direktorat Jendral yang bersangkutan.

Dalam kode etik tersebut, diatur sikap Panitera Pengganti antara lain:

  1. Sikap Panitera Pengganti terhadap Ketua Majelis
  2. Sikap Panitera Pengganti terhadap para pencari keadilan
  3. Sikap Panitera Pengganti terhadap para pihak
  4. Sikap Panitera Pengganti dalam persidangan
  5. Sikap Panitera Pengganti di luar persidangan
  6. Sikap Panitera Pengganti sebagai warga Negara
  7. Sikap Panitera Pengganti dalam kedinasan
  8. Sikap terhadap sesama
  9. Sikap terhadap bawahan
  10. Sikap terhadap atasan
  11. Sikap diluar kedinasan
  12. Sikap dalam rumah tangga
  13. Sikap dalam masyarakat
  14. Pengaruh Tugas Tambahan Terhadap Kinerja Panitera Pengganti

Dalam melaksanakan tugasnya di Pengadilan Agama Purwodadi, terkadang Penitera Pengganti mendapatkan tugas lain baik dari Ketua/Ketua Majelis/Hakim dan atau Panitera, seperti Bapak Mulyoso, SH, yang merangkap sebagai bendahara tabayun, dan Ibu Ira Setiyani yang merangkap sebagai Pajabat Pengadaan. Hal tersebut merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab dari Panitera Pengganti pada point ke 6. Tentunya tugas tambahan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sepenuh hati dan tanggung jawab yang tinggi. Namun terkadang tugas lain yang diberikan kepada justru membuat tugas utama Panitera Pengganti terbengkalai, seperti keterlambatan perbuatan berita acara sidang atau keterlambatan penyerahan berkas perkara yang telah minutasi keada Meja III, yang meyebabkan keterlambatan penerbitan Putusan, Penetapan, hingga Akta Cerai. Jika hal ini sampai terjadi, pemberian pelayanan cepat dan akurat tidak tercapai.

D. STRATEGI UNTUH MENGANTISIPASI PENGARUH DARI TUGAS TAMBAHAN KINERJA PANITERA PENGGANTI

Untuk hal yang demikian, maka strategi yang penulis tawarkan adalah:

  1. Perlu adanya jadwal agenda kegiatan yang yang harus dilaksanakan dan dicapai oleh masing-masing Panitera Pengganti. Dengan adanya jadwal kegiatan, maka agenda kerja dari Panitera Pengganti bisa lebih terarah, hingga tidak ada tugas yang terbengkalai.
  2. Peningkatan timwork antar sesama Panitera Pengganti. Hal ini diperlukan, karena untuk memberikan pelayanan yang kepada masyarakat yang baik diperlukan kerjasama yang baik dari pelaksananya, hingga memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, transparan, cepat dan akurat sesuai pada misi ke 2 dari Pa Purwodadi akan terwujud.
  3. Perlu adanya analisis beban kerja yang diselenggarakan secara berkala. Analisis pekerjaan merupakan suatu aktivitas untuk mengkaji, mempelajari, mengumpulkan, mencatat, dan menganalisis ruang lingkup suatu pekerjaan secara sistematis dan sistemik[4]. Metode yang bisa digunakan adalah metode kuesioner, metode wawancara, metode pencatatan rutin, dan metode observasi. Hal ini untuk membantu menganalisis beban kerja masing-masing pegawai, agar tidak terjadi ketimpangan dalam pemberian tugas. Dari hasil analisis yang didapatkan, mampu menjadi rujukan kepada Pimpinan untuk memberikan tugas lain kepada Panitera Pengganti.

E. PENUTUPAN

  1. KESIMPULAN

Setelah melakukan pembahasan terhadap peper mentee yang berjudul “Pengaruh Tugas Tambahan terhadap Kinerja Panitera Pengganti di Pengadilan Agama Purwodadi”, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

  1. Panitera Pengganti merupakan pejabat dibawah Panitera yang bertugas mebantu Hakim dengan menghadiri dan memcatat jalannya sidang Pengadilan
  2. Tugas dan Tanggung jawab Panitera Pengganti Pengadilan Agama Purwodadi, telah diatur dalam Surat Keputusan Ketua Pegadilan Agama Kelas I-A Purwodadi Nomor W11-A318/OT.01.3/I/2018.
  3. Pengaruh tugas tambahan terhadap kinerja Panitera Pengganti adalah tugas utama Panitera Pengganti terbengkalai, seperti keterlambatan perbuatan berita acara sidang atau keterlambatan penyerahan berkas perkara yang telah minutasi keada Meja III, yang meyebabkan keterlambatan penerbitan Putusan, Penetapan, hingga Akta Cerai
  4. Strategi yang penulis tawarkan adalah:
  • Perlu adanya jadwal agenda kegiatan yang yang harus dilaksanakan dan dicapai oleh masing-masing Panitera Pengganti.
  • Peningkatan timwork antar sesama Panitera Pengganti.
  • Perlu adanya analisis beban kerja yang diselenggarakan secara berkala.
  1. SARAN

Menurut mentee, untuk meningkatkan kinerja Panitera Pengganti, diperlukan peran dari seluruh pihak, baik Pimpinan Pengadilan Agama, hakim, kepaniteraan hingga keserktariatan demi memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, transparan agar mampu mewujudkan Pengadilan Agama Purwodadi yang Agung.

 

[1] Undang-Undang No. 7 Tahun 1989.

[2] Kode Etik Panitera dan Jurusita.

[3] Surat Keputusan Ketua Pegadilan Agama Kelas I-A Purwodadi, Nomor W11-A318/OT.01.3/I/2018.

[4] B. Siswanto Sastrohadoyirno, Manajemen tenaga kerja Indonesia: pendekatan administratif dan operasional, (Jakarta: Bumi Aksara, 2002), hlm. 127

Aplikasi - Aplikasi Pendukung Aplikasi Pendukung di Lingkungan Peradilan Agama

    

    


Hubungi Kami

Home Pengadilan Agama Purwodadi

location icon 1 Jalan MH. Thamrin No. 9 Purwodadi 58111

location icon Grobogan - Jawa Tengah

phone icon Telp: 0292-421073, 423218

Fax icon Fax: 0292-423203

Communication email blue icon Email : pa_purwodadi@yahoo.co.id

Peta Lokasi